Perawat adalah tenaga profesional di bidang kesehatan, yang mempunyai peran bertanggung jawab untuk merawat, melindungi, dan memulihkan orang yang luka atau pasien penderita penyakit akut atau kronis, pemeliharaan kesehatan orang sehat, dan penanganan keadaan darurat yang mengancam nyawa. Selain itu, perawat juga terlibat dalam riset medis dan merawat serta menjalankan beragamfungsi non-klinis yang diperlukan.
Ibadah secara bahasa (etimologi) berarti merendahkan diri serta tunduk. Sedangkan menurut syara’ (terminologi), ibadah mempunyai banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya satu. Definisi itu antara lain adalah:

1. Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para Rasul-Nya.

2. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbah (kecintaan) yang paling tinggi.

3. Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Azza wa Jalla, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang zhahir maupun yang bathin. Yang ketiga ini adalah definisi yang paling lengkap.

Tata cara shalat bagi orang sakit

a. Diwajibkan atas orang yang sakit untuk sholat berdiri apabila mampu dan tidak khawatir sakitnya bertambah parah, karena berdiri dalam sholat wajib adalah salah satu rukunnya.

b. Orang sakit yang mampu berdiri namun tidak mampu ruku’ atau sujud tetap tidak gugur kewajiban berdirinya. Ia harus sholat berdiri dan bila tidak bisa rukuk maka menunduk untuk rukuk Bila tidak mampu membongkokkan punggungnya sama sekali maka cukup dengan menundukkan lehernya, Kemudian duduk lalu menunduk untuk sujud dalam keadaan duduk dengan mendekatkan wajahnya ke tanah sedapat mungkin.

c. Orang sakit yang tidak mampu berdiri maka melakukan sholat wajib dengan duduk.

d. Orang sakit yang tidak mampu melakukan shalat berdiri dan duduk maka boleh melakukannya dengan berbaring miring, boleh dengan miring ke kanan atau ke kiri dengan menghadapkan wajahnya ke arah kiblat. Hal ini dilakukan dengan dasar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ‘Imrân bin al-Hushain:
Shalatlah dengan berdiri, apabila tidak mampu maka duduklah dan bila tidak mampu juga maka berbaringlah. (HR. Al-Bukhari. No. 1117).

e. Orang sakit yang tidak mampu berbaring miring, maka boleh melakukan shalat dengan terlentang dan menghadapkan kakinya ke arah kiblat karena hal ini lebih dekat kepada cara berdiri. Misalnya bila kiblatnya arah barat maka letak kepalanya di sebelah timur dan kakinya di arah barat.

f. Apabila tidak mampu menghadap kiblat dan tidak ada yang mengarahkannya atau membantu mengarahkannya ke kiblat, maka shalat sesuai keadaannya tersebut.

g. Orang yang sakit dan tidak mampu melakukan seluruh keadaan di atas. Ia tidak mampu menggerakkan anggota tubuhnya dan tidak mampu juga dengan matanya, maka ia sholat dengan hatinya. Shalat tetap diwajibkan selama akal seorang masih sehat

Doa

Berikut adalah beberapa makna doa yang disebutkan dalam Al-Qur’an:
1. Permintaan
“Berodalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”(Q.S. al-Mu’min : 60)

2. Permohonan
“Berdoalah kepaa Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.S. al-A’raf : 55)

3. Panggilan
“Yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira bahwa kamu tidak berdiam kecuali sebentar saja.” (Q.S. al-Isra : 52)

4. Pujian
“Katakanlah: Serulah Allah atau serulah ar-Rahman. Dengan nama ang mana saja kamu seru, dia mempunyai al-Asmaul Husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu.” (Q.S. al-Isra : 110)

Doa-doa untuk kesembuhan pasien

Doa mohon kesembuhan

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Bismillahirrahmanirrahim

أَسْأَلُكَ اللهَ الْعَظِيْمِ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ اَنْ يَّشْفِيَنِي شِفَاءً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا
As-alullaha adhiimi Rabbal ‘arsyil adhiimi an yasfiyani syifaa-an la yughodiru saqomaa

Artinya :”Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan yang mempunyai ‘arsy yang besaar agar menyembuhkan aku, dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit”

Doa Sebelum Minum Obat

Sebelum menim obat, umat Islam di Citra Indah seharusnya membaca doa

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Adzhibilba”sa rabbannaas isyfi antasy-syaafii laa syaafiya illaa anta. Allaahumma inni as-alukaláfiyah.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkan derita, sembuhkanlah penyakit. Engkaulah Zat Yang Maha Penyembuh. Tidak Ada Penyembuh kecuali Engkau. HR Ahmad, Nasai dari Muhamad Ibni Katib.

Doa Setelah Minum Obat

Alhamdu lillahilladzii kafaanaa wa arwaanaa ghaira makfiyyin wa laa makfuur.

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada kami kecukupan dan kepuasan yang tidak terabaikan dan tidak tertutup. HR Bukhari dari Abi Umamah.